MELESTARIKAN HEWAN DAN TUMBUHAN LANGKA
Assalamu'alaykum wr, wb. Kita akan mempelajari materi tentang cara melestarikan hewan dan tumbuhan langka yang sudah dirangkum di bawah ini ya. Jangan lupa berdoa dulu sebelum belajar, selamat belajar !
Tahukah kamu apa dampaknya kerusakan hutan bagi kelangsungan mahkluk hidup yang ada di dalamnya? Coba perhatikan gambar di bawah ini!
Format komentar :
No.Absen-Nama-Komentar
Contoh : 17-Nadya-Isi komentar
Apakah tujuan dari
pelestarian lingkungan?
- ·
Menjaga keseimbangan ekosistem
- ·
Melestarikan keanekaragaman hayati yang
bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat
- ·
Memenuhi kebutuhan masyarakat,misalnya
untuk bahan bangunan, makanan, dan obat-obatan
- ·
Mengurangi pencemaran udara dengan
berbagai jenis pohon
- ·
Sebagai tempat hiburan seperti taman
rekreasi atau kebun binatang
Ada 2 upaya pelestarian
hewan dan tumbuhan :
1.
In-situ
Pelestarian
hewan dan tumbuhan pada tempat atau habitat aslinya. Contohnya, cagar alam,
suaka marga satwa, taman nasional, dan hutan lindung.
2.
Ex-situ
Pelestarian hewan dan tumbuhan di luar tempat tinggal atau habitat aslinya. Contohnya, kebun raya, kebun binatang.
1.
Cagar alam adalah kawasan yang melindungi
tumbuhan langka yang ada di dalamnya.
Inilah cagar alam terbaik di indonesia yang
patut untuk dikunjungi:
1. Tanjung Puting - Kalimantan Tengah
Terdiri dari kumpulan ekosistem asli, unik dan
menjadi cagar biosfer dunia. Dikenal sebagai konservasi orangutan terbesar di
dunia dengan populasi orangutan di Tanjung Puting mencapai 40 ribu ekor.
2. Maninjau - Agam, Sumatera Barat
Cagar alam yang menjadi berkumpulnya binatang buas
dan bunga langka. Di sini terdapat habitat harimau sumatera dan beruang madu.
Daya tarik lainnya adalah Danau Maninjau yang memiliki luas 99,5 kilometer
persegi.
3. Kawah Ijen - Banyuwangi, Jawa Timur
Wilayah wisata alam di Kawah Ijen hanya 93 ha,
sisanya digunakan sebagai cagar alam. Wisata Gunung Ijen memang memesona dengan
api biru dan kawah belerangnya. Di sini terdapat elang jawa dan beberapa
tanaman langka yang dilindungi.
4. Waigeo Barat - Raja Ampat, Papua Barat
Papua terkenal dengan ekosistem hutan hujan tropis
yang kaya biodiversitas. Di lahan seluas 95 ribu hektare ini, terdapat satwa
langka seperti cenderawasih. Kondisi cagar alamnya didominasi hutan alami
dengan beberapa sungai kecil.
2.
Suaka marga satwa kawasan yang melindungi
tumbuhan langka yang ada di dalamnya. Pulau Jawa memiliki
suaka margasatwa seperti di :
1.
Muara Angke, Jakarta Utara, Dki Jakarta
2.
Bawean;
Gresik, Jawa Timur.
3.
Cikepuh;
Sukabumi, Jawa Barat
4. Paliyan; Gunung Kidul, Di Yogyakarta.
3.
Taman nasional adalah kawasan pelestarian alam yang memiliki ekosistem asli yang digunakan untuk keperluan ilmu pengetahuan. Ada artikel tentang taman nasional yang bisa kamu baca di https://www.yukpiknik.com/destinasi/taman-nasional-di-jawa/
4.
Hutan lindung adalah kawasan yang
melindungi tumbuhan
Hutan lindung memiliki banyak manfaat, salah satunya sebagai penjaga kualitas lingkungan serta ekosistem, maka penting untuk menjaganya bersama agar tetap lestari.
Hutan Lindung yang ada di Indonesia pertama adalah Hutan Lindung Sungai Wain (HKLSW). Hutan Lindung ini berada di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Hutan ini memiliki luas sekitar 9.782,80 Ha. HLSW merupakan rumah atau habitat alam bagi orang utan, bekantan, dan tumbuhan endemik. Hutan Lindung di Balikpapan ini dikelola oleh Pemerintah Kalimantan Timur sebagai objek wisata alam. Mengunjungi HLSW, kamu dilarang merusak habitat alami yang sudah ada. Hal ini berguna untuk menjaga kawasan HLSW agar tetap terjaga kelestariannya.
5.
Kebun raya atau kebun botani adalah kawasan
untuk melestarikan tumbuhan dari berbagai daerah. Sebagai contoh ada Kebun Raya Cibodas, Cianjur, Jawa Barat.
Merupakan tempat konservasi tumbuhan dan terdapat
empat kawasan tematik, yakni taman sakura, lumut, rhododendron, paku-pakuan dan
tanaman obat. Tercatat ada 5.831 contoh tanaman yang bisa dilihat di kebun ini.
6.
Kebun binatang adalah kawasan untuk
melestarikan satwa langka dari berbagai daerah.




Komentar
Posting Komentar