DAUR HIDUP MAHKLUK HIDUP

 

PictSource : Google


TAHUKAH KAMU?

Pernahkah kalian melihat tanaman selada air? Pernah bukan? Tanaman ini mirip dengan bayam tetapi daunnya lebih kecil dan mudah sekali layu saat dimasak.

Selada air (Nasturtium officinaleN. microphyllum; sebelumnya Rorippa nasturtium-aquaticumR. microphylla) adalah tumbuhan menahun yang cepat tumbuh, bersifat akuatik atau semi-akuatik, asli Eropa dan Asia. Tumbuhan ini adalah salah satu dari sayuran daun tertua yang dikonsumsi manusia. Selada air merupakan tanaman yang sangat kaya akan sulfurnitrogen, dan yodium. Selada air merupakan salah satu pencuci darah yang baik disamping juga merupakan tonic terhadap penyembuhan gangguan liver dan ginjal. (Wikipedia)

 


DAUR HIDUP MAHKLUK HIDUP

Anak-anak, tahukah kalian bagaimana perubahan wujud pada hewan, hewan memiliki wujud yang berbeda pada setiap masa pertumbuhannya. Atau kita bisa menyebut dengan daur hidup.



Kita akan mengamati ayam, pada mulanya ayam dewasa betina bertelur, kemudian telur ayam menetas menjadi anak ayam. Anak ayam tumbuh menjadi ayam dewasa, kemudian ayam dewasa bertelur kembali. Begitulah berulang terus atau disebut daur hidup ayam.




 

Mari kita bandingkan dengan daur hidup pada kupu-kupu. Kupu-kupu memiliki 4 fase dalam pertumbuhannya. Pertama, kupu-kupu dewasa bertelur, kemudian telur menetas menjadi larva atau ulat, ulat berubah menjadi kepompong atau pupa. Kemudian kepompong berubah menjadi kupu-kupu.


Hewan apalagi yang bisa kamu sebutkan daur hidupnya? 😊

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FILOSOFI TERAS

MELESTARIKAN HEWAN DAN TUMBUHAN LANGKA